Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Custom Widget

Memuat...

Wajib Tahu! 8 Aplikasi Android Ini Diam-diam Nguras Baterai HP Kamu Setiap Hari

Baterai HP tiba-tiba tinggal 20 persen padahal rasanya baru dicharge beberapa jam lalu. Kamu tidak main game, tidak streaming video, bahkan HP-nya lebih banyak diam di meja. Tapi baterainya tetap terus menipis.

Familiar dengan situasi itu?

Sudah bukan rahasia lagi jika sebagian aplikasi Android menghabiskan daya bateraimu. Mereka terus berjalan sebagai background walaupun kamu tidak sedang menggunakannya. Tidak hanya baterai, mereka juga memiliki kemampuan untuk menguras data internetmu.

Yang lebih mengejutkan, pada umumnya, pengisap baterai terbesar adalah aplikasi populer yang hampir pasti sudah terpasang di HP-mu saat ini. Bukan aplikasi asing atau tidak dikenal, justru aplikasi yang kamu buka hampir setiap hari.

Google Play sendiri tengah menyiapkan kebijakan baru untuk menandai aplikasi yang menyebabkan baterai cepat habis mulai 2026. Langkah ini dilakukan melalui pembaruan sistem Android vitals yang menambahkan metrik baru bernama Excessive Partial Wake Locks, yang dirancang untuk mendeteksi aktivitas aplikasi di latar belakang yang diam-diam membuat perangkat tetap aktif dan mempercepat konsumsi daya.

Artinya, masalah ini sudah cukup serius sampai Google merasa perlu turun tangan langsung. Nah, berikut delapan aplikasi yang paling sering jadi tersangka utamanya.

Wajib Tahu! 8 Aplikasi Android Ini Diam-diam Nguras Baterai HP Kamu Setiap Hari
https://unsplash.com/id/@amanz

1. Facebook dan Messenger

Facebook termasuk aplikasi yang paling banyak menghabiskan daya ponsel karena fiturnya sangat beragam dan selalu aktif. Mulai dari feed, story, reels, marketplace, hingga notifikasi yang terus masuk, semua berjalan di latar belakang. Selain itu, Facebook juga sering menggunakan lokasi dan kamera, yang membuat baterai makin cepat turun. Messenger pun tidak kalah boros, karena mendukung banyak fitur seperti pesan suara, panggilan video, berbagi file, dan tetap tersinkron dengan akun Facebook.

Solusinya bisa sesederhana mengganti aplikasi Facebook dengan versi browser saja, atau menggunakan Facebook Lite yang jauh lebih ringan. Facebook meluncurkan versi mini dari aplikasinya yang dinamakan Facebook Lite. Tentunya ada beberapa fitur yang tidak bisa kamu akses melalui Facebook Lite, tapi ini lebih baik daripada handphonemu boros baterai.

2. Instagram

Instagram terkenal boros baterai karena kontennya yang berbasis gambar dan video, membuat layar menyala lebih lama. Ditambah lagi, aplikasi ini secara otomatis memuat konten baru di latar belakang supaya pengalaman scrolling tetap lancar. Penggunaan layanan lokasi untuk menampilkan konten yang relevan juga ikut mempercepat habisnya daya baterai, apalagi jika digunakan dalam waktu lama.

Tips praktisnya: matikan izin lokasi untuk Instagram karena kamu hampir pasti tidak membutuhkannya untuk sekadar scroll feed. Masuk ke Pengaturan HP, pilih Aplikasi, cari Instagram, lalu masuk ke Izin dan ubah lokasi menjadi "Hanya saat digunakan" atau matikan sama sekali.

3. YouTube dan Aplikasi Streaming Video

YouTube adalah salah satu aplikasi yang paling rakus daya karena aktivitasnya murni berupa streaming video. Semakin tinggi resolusi video yang ditonton, semakin besar juga daya yang dibutuhkan. Kebiasaan menonton dalam waktu lama membuat layar menyala terus-menerus dan koneksi data bekerja keras. Aplikasi streaming lain seperti Netflix atau Disney+ juga punya efek serupa terhadap baterai.

Cara mengatasinya: turunkan kualitas video ke resolusi yang lebih rendah, misalnya dari 1080p ke 480p, aktifkan fitur hemat data di pengaturan aplikasi, dan batasi autoplay video berikutnya yang sering membuat sesi menonton jadi tidak terasa habis berjam-jam.

4. Snapchat

Media sosial ini masuk ke dalam salah satu aplikasi pengisap baterai teratas. Ini karena aplikasi tersebut memiliki banyak filter dan harus memproses foto dan video. Sejumlah pengguna mengaku baterai mereka jauh lebih awet setelah uninstall Snapchat.

Snapchat juga dikenal sering mengakses kamera di latar belakang, yang merupakan salah satu komponen paling boros daya di HP. Kalau kamu tidak terlalu sering pakai Snapchat, pertimbangkan untuk uninstall dan hanya mengaksesnya lewat browser saat dibutuhkan.

5. Aplikasi Google: Maps, Gmail, Chrome, dan Google Photos

Aplikasi dari Google seperti Google Maps, Gmail, Chrome, YouTube, dan Google Photos termasuk penyedot baterai terbesar. Penyebab utamanya adalah karena aplikasi ini aktif di latar belakang untuk menyinkronkan data, mengakses internet, bahkan melacak lokasi pengguna. Google Maps, misalnya, terus memantau posisi secara real-time selama navigasi, yang sangat menguras daya baterai.

Solusinya tidak harus uninstall karena aplikasi Google memang esensial. Cukup batasi aktivitas latar belakangnya. Masuk ke Pengaturan, pilih Aplikasi, cari aplikasi Google yang dimaksud, lalu masuk ke Penggunaan Data dan matikan opsi Data Latar Belakang. Untuk Maps, matikan izin lokasi saat tidak sedang navigasi.

6. TikTok

Aplikasi yang banyak diminati anak-anak dan remaja ini menguras RAM, data internet, dan baterai. Pasalnya kamu harus mengaktifkan kamera dan internet secara bersamaan. Selain itu, banyaknya video yang harus dimuat juga menjadi penyebabnya.

TikTok juga punya kebiasaan memutar video secara otomatis bahkan sebelum kamu benar-benar menonton, proses preloading konten ini berjalan diam-diam dan terus menguras daya. Batasi waktu penggunaannya dengan fitur Screen Time di HP-mu, dan matikan autoplay di pengaturan aplikasi.

7. Aplikasi Berita

Aplikasi berita memang penting untuk membuatmu stay up to date. Sayangnya, aplikasi tersebut bisa menguras bateraimu. Ini karena mereka terus membagikan berita baru setiap saat sehingga handphone perlu refresh secara konstan.

Ini berlaku untuk hampir semua aplikasi berita populer termasuk Google News, detikcom, Kompas, dan sejenisnya. Semua berlomba-lomba push notifikasi dan memperbarui konten di latar belakang. Solusinya: kurangi frekuensi refresh otomatis di pengaturan masing-masing aplikasi, atau matikan notifikasi push yang tidak terlalu penting.

8. Aplikasi Bawaan Samsung yang Jarang Dipakai

Ini khusus buat kamu pengguna Samsung. Salah satu masalah yang ada di handphone Android adalah banyaknya aplikasi bawaan yang terpasang secara otomatis, khususnya pada Samsung. Kamu mungkin tidak banyak menggunakannya, tetapi mereka tetap berjalan di background. Tiga tersangka utamanya adalah Samsung Link, Beaming Service for Samsung, dan WatchON.

Selain tiga itu, ada juga aplikasi bawaan lain seperti Samsung Pay, Bixby, dan berbagai layanan Samsung yang berjalan otomatis meski tidak pernah kamu buka sekalipun. Karena tidak bisa diuninstall, solusinya adalah dengan menonaktifkan aplikasi-aplikasi ini melalui Pengaturan, lalu Aplikasi, cari aplikasinya, dan pilih Nonaktifkan.

Bonus: Waspada Aplikasi "Penghemat Baterai" Palsu

Ini yang sering jadi jebakan. Banyak orang menginstal aplikasi penghemat baterai dengan harapan bisa memperpanjang daya tahan HP, padahal efeknya justru sebaliknya.

Beberapa aplikasi penghemat baterai palsu di Play Store justru bekerja sebaliknya. Aplikasi-aplikasi tersebut menampilkan iklan terus-menerus di latar belakang, yang secara langsung menguras baterai lebih cepat. Oleh karena itu, hindari aplikasi dengan nama seperti "Battery Doctor", "Fast Charger Booster", atau aplikasi serupa yang menjanjikan pengisian 10x lebih cepat.

Kalau sudah terlanjur menginstal, segera hapus dan jangan ganti dengan aplikasi serupa.

Cara Cek Aplikasi Mana yang Paling Boros di HP-mu

Daripada menebak-nebak, lebih baik langsung cek melalui fitur bawaan Android:

  • Buka Pengaturan
  • Pilih Baterai atau Perawatan Perangkat tergantung merek HP-mu
  • Ketuk Penggunaan Baterai
  • Di sini akan tampil daftar aplikasi diurutkan dari yang paling banyak mengonsumsi daya

Kamu bisa memanfaatkan AccuBattery untuk mengetahui aplikasi apa saja yang memakan penggunaan baterai, terutama bila aplikasi tersebut diam-diam berjalan di background. AccuBattery adalah aplikasi gratis di Play Store yang memberikan data lebih detail tentang konsumsi daya masing-masing aplikasi, termasuk yang berjalan di latar belakang.

Tips Umum Membatasi Aplikasi Boros Baterai

Setelah tahu mana aplikasi yang jadi biang keroknya, berikut langkah-langkah yang bisa langsung diterapkan:

  • Batasi aktivitas latar belakang melalui Pengaturan, lalu Aplikasi, lalu pilih aplikasi, lalu Baterai, dan pilih Terbatas
  • Matikan sinkronisasi otomatis untuk aplikasi yang tidak butuh update real-time
  • Cabut izin lokasi dari aplikasi yang tidak benar-benar membutuhkannya
  • Kurangi frekuensi notifikasi push terutama dari aplikasi berita dan media sosial
  • Batasi refresh rate ke 60Hz saat tidak bermain game karena fitur 120Hz sangat boros daya
  • Aktifkan Battery Saver bawaan Android saat baterai mulai turun ke 50 persen, bukan menunggu sampai kritis

Kesimpulan

Baterai boros bukan selalu salah HP-mu, sering kali justru salah aplikasi yang kamu install sendiri. Dengan mengetahui aplikasi mana yang paling rakus daya dan menerapkan pembatasan yang tepat, baterai HP-mu bisa bertahan jauh lebih lama tanpa harus beli HP baru.

Mulai dari langkah paling mudah dulu: cek penggunaan baterai di pengaturan HP-mu sekarang, dan lihat sendiri siapa tersangka utamanya.

Posting Komentar untuk "Wajib Tahu! 8 Aplikasi Android Ini Diam-diam Nguras Baterai HP Kamu Setiap Hari"